Friday, December 23, 2011

Actual Children’s Answers to The Question “What Is Love?”

 

“Love is when you go out to eat and give somebody most of your French fries without making them give you any of theirs.” - Chrissy, age 6 

“Love is what makes you smile when you’re tired.” - Terri, age 4

“Love is when my mommy makes coffee for my daddy and she takes a sip before giving it to him, to make sure the taste is OK.” - Danny, age 7

“If you want to learn to love better, you should start with a friend who you hate,” - Nikka, age 6


“Love is when you tell a guy you like his shirt, then he wears it everyday.” - Noelle, age 7

Ibu, Mengapa Ibu Menangis?

Suatu ketika, ada seorang anak lelaki yang bertanya kepada ibunya. “Ibu,mengapa ibu menangis ?”. Ibunya menjawab, “Sebab aku wanita.” Saya tidak mengerti,” kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. “Nak, kamu memang tidak akan mengerti……”
Kemudian, anak itu bertanya kepada ayahnya. “Ayah,mengapa ibu menangis ?”
Sang ayah menjawab, “Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan.”


Hanya itu jawapan yang dapat diberikan oleh ayahnya. Lama kemudian, si anak itu menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis. Pada suatu malam, ia bermimpi dan mendapat petunjuk daripada Allah mengapa wanita mudah sekali menangis. Saat Allah menciptakan wanita, Dia membuat menjadi sangat penting. Allah ciptakan bahunya,agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya. Walaupun, bahu itu cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tidur.

12 Tips for the Revert Muslim

1. Practice Islam as much as you can
“He who loves my Sunnah has loved me, and he who loves me will be with me in Paradise.”
-The Prophet Muhammad (Tirmidhi)


 As a new Muslim, you will have trouble keeping up with prayers every day, fasting during Ramadan, and the many other practices in this religion. The struggle that we face, with such a radical change in lifestyle, is difficult and will take some time. Awkward moments are bound to happen, don’t fret. You are not expected to wake up at 4am every morning to pray tahajjud (extra night prayers). If you have problems with certain practices, then gradually work yourself into the mindset of worship. A counselor once told me when I was young, “How do you eat an elephant? Just One bite at a time.” Think of it as one step at a time. Pray to Allah (swt) and ask for Him to make it easy for you and the rest will come naturally.

Keeping up with your devotional practices is something that will strengthen your faith immensely. Read the Qur’an whenever possible. Find a collection of hadith, such as Riyadh us-Saliheen, and read it often. You will start to feel a connection to Allah (swt) and you will become used to Islam as a religion and way of life.

Tanda - Tanda Kiamat

Ketika..
- Matahari terbit dr barat ke timur
- Pintu pengampunan akan d tutup
- Dab'bat al-Ard akan keluar dr dlm bumi & akan menandai muslim yg sebenar2'a
- Kabut selama 40 hari akan mematikan semua orang beriman sejati sehingga mereka tidak perlu mengalami tanda-tanda kiamat
- Pemusnahan ka'bah
- Tulisan dalam Al-Qur'an akan lenyap
- Sangkakala akan ditiup 2 kali

Nabi MUHAMMAD SAW telah bersabda :
"Barang siapa yang mengingatkan ini kepada orang lain, akan Ku buatkan tempat di surga baginyaa pada hari penghakiman kelak"

Tahukah Kamu?

Ini benar-benar menakjubkan. Subhanallah.
Sunita Williams wanita pertama India yang pergi ke Bulan tanggal 9/7/2011 sekembalinya kemarin 9/12/2011 langsung memeluk ISLAM. Dia berkata, dari Bulan, seluruh bumi kelihatan hitam dan gelap kecuali 2 tmpat yang terang dan bercahaya ketika aku lihat dengan teleskop. Dan tempat itu adalah MAKKAH & MADINAH. Dan di Bulan semua frekuensi/ suara tidak berfungsi (tidak bisa di dengar), tapi aku masih mendengar suara 'ADZAN'.

Rasulullah & Sedekah yang Bernilai

Suatu ketika ada seorang pengemis dari kalangan Anshar datang meminta-minta kepada Rasulullah SAW. Lalu beliau bertanya kepada pengemis tersebut, “Apakah kamu mempunyai sesuatu di rumahmu?”
Pengemis itu menjawab, “Tentu, saya mempunyai pakaian yang biasa dipakai sehari-hari dan sebuah cangkir.” Rasul lalu berkata, “Ambil dan serahkan ke saya!”
Pengemis itupun pulang mengambil satu-satunya cangkir miliknya dan kembali lagi pada Rasulullah SAW. Rasulullah SAW kemudian menawarkan cangkir itu kepada para sahabat, “Adakah di antara kalian yang ingin membeli ini?” Seorang sahabat menyahut, “Saya beli dengan satu dirham.”
Rasulullah SAW menawarkannya kembali, “Adakah di antara kalian yang ingin membayar lebih?” Lalu ada seorang sahabat yang sanggup membelinya dengan harga dua dirham.

Kesederhanaan Rasulullah SAW

Suatu hari ‘Umar bin Khaththab r.a. menemui Rasulullah SAW di kamar beliau, lalu ‘Umar mendapati beliau tengah berbaring di atas sebuah tikar usang yang pinggirnya telah lapuk. Jejak tikar itu membekas di belikat beliau, sebuah bantal yang keras membekas di bawah kepala beliau, dan jalur kulit samakan membekas di kepala beliau. Di salah satu sudut kamar itu terdapat gandum sekitar satu gantang. Di bawah dinding terdapat qarzh (semacam tumbuhan untuk menyamak kulit). 

Air mata ‘Umar bin Khaththab r.a. meleleh. Ia tidak kuasa menahan tangis karena iba dengan kondisi pimpinan tertinggi umat Islam itu. Rasulullah SAW melihat air mata ‘Umar r.a. yang berjatuhan, lalu bertanya “Apa yang membuatmu menangis, Ibnu Khaththab?”

Cara Berpakaian Rasulullah SAW

Pakaian adalah kebutuhan hidup sekaligus cermin perilaku kita. Pakaian yang baik adalah pakaian yang diridhoi oleh Allah SWT. Berikut adalah pesan Rasulullah SAW dalam memilih pakaian yang baik:
  1. Pakaian yang dikenakan bersih, longgar (tidak ketat), tidak tembus pandang, dan menutupi aurat;
  2. Tinggalkan pakaian yang mewah walaupun kita mampu membelinya. Utamakan sikap tawadhu (rendah hati);
  3. Rasulullah SAW suka memakai gamis dan kain hibarah (pakaian bercorak yang terbuat dari bahan katun);
  4. Untuk  laki-laki, Rasulullah SAW melarang menggunakan pakaian berbahan sutera dan emas;
  5. Jangan menggunakan pakaian yang terlalu panjang, apalagi hingga harus diseret (terkena lantai). Untuk laki-laki, Rasulullah SAW melarang pakaian yang menutupi mata kaki untuk laki-laki karena kesombongan;
  6. Untuk perempuan muslimah, panjangnya hingga menutupi telapak kaki, dan kerudungnya menutupi kepala, leher, dan dada;
  7. Untuk lelaki tidak berpakaian seperti perempuan, demikian juga sebaliknya;
  8. Tidak memakai pakaian yang bertambal atau yang lusuh, karena menurut Rasulullah, Allah senang melihat jejak nikmat Nya pada hamba-Nya;
  9. Mengutamakan pakaian yang berwarna putih, karena Rasulullah juga menyukai warna itu.